4 Struktur Virus Beserta Penjelasannya

Dikehidupan yang kita jalani, tak selamanya akan sehat terus terkadang bisa juga terkena penyakit yang mengharuskan diri untuk beristirahat. Pada umumnya, penyakit yang diderita oleh banyak orang berasal dari virus yang masuk ke dalam tubuh. Kebanyakan orang tidak tahu darimana virus itu bisa masuk. 

Bukan hanya manusia saja, tetapi makhluk hidup lainnya bisa juga terkena virus, seperti tumbuhan yang tiba-tiba sulit untuk dan harus mati serta hewan yang mulai malas makan yang kemudian lemas dan mati juga. 

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa virus merupakan suatu parasit yang bisa memunculkan penyakit pada suatu makhluk hidup. Virus yang bagian dari organisme ini memiliki ukuran yang sangat kecil, sehingga ketika ingin melihatnya dibutuhkan bantuan alat. 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian virus adalah mikroorganisme yang tidak dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa, hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron, penyebab dan penular penyakit, seperti cacar, influenza, dan rabies. 

Berbicara tentang virus memang tidak ada habisnya, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang struktur virus. Apakah kamu tahu struktur virus terdiri dari apa saja?

 

Struktur Virus

Virus yang termasuk organisme berukuran kecil ini ternyata memiliki struktur tubuh yang perlu kamu ketahui. Berikut ini struktur tubuh dari virus. 

A. Kepala

Struktur pertama dari virus adalah kepala yang di mana bisa dibilang sebagai sumber kehidupan bagi virus itu sendiri. Oleh sebab itu, kepala virus mengandung DNA (deoxyribonucleic acid) dan RNA (ribonukleat acid). Dikarenakan bagian kepala sangat penting, maka diberikan perlindungan oleh kapsid. Jadi, struktur kepala virus mengandung asam nukleat dan kapsid. 

B. Isi Tubuh

Sama dengan organisme-organisme lainnya, virus juga memiliki isi tubuh dan bagian ini termasuk ke dalam struktur virus. Isi tubuh pada virus sering disebut juga dengan sebutan virion. Struktur virus, isi tubuh adalah suatu bagian yang terbuat dari bahan genetik serta menjadi salah satu jenis dari asam nukleat, baik itu RNA (ribonukleat acid) atau DNA (deoxyribonucleic acid). 

Pada umumnya, jenis asam nukleat akan menentukan bentuk dari virus itu sendiri. Apabila isi tubuh virus berupa asam nukleat RNA, maka bentuknya akan seperti kubus bulat. Maka dari itu, asam nukleat pada isi tubuh virus berfungsi sebagai alat pengendali reproduksi virus. Adapun fungsi dari struktur isi tubuh adalah sebagai suatu wadah untuk membawa sifat virus.

C. Ekor

Struktur yang ketiga dari virus adalah ekor, uniknya struktur ekor ini letaknya menjadi satu dengan struktur kepala. Oleh sebab itu, pada struktur ini biasanya memiliki beberapa bagian seperti adanya tabung tersumbat yang didalamnya terdapat serat dan benang halus. Sementara itu, fungsi dari ekor untuk menempelkan diri dengan sel induk atau sel inang. 

D. Kapsid

Struktur virus yang keempat adalah kapsid. Kapsid adalah bagian dari struktur virus yang terletak di luar virus serta didalamnya terkandung suatu sub unit. Adapun sub unit yang ada pada kapsid berupa protein yang jumlahnya lumayan banyak. Kapsomer adalah nama lain dari kandungan yang ada pada kapsid. 

Bentuk struktur virus kapsid, seperti apa? Kapsid itu sendiri memiliki bentuk yang cukup banyak. Dikarenakan bentuknya yang cukup banyak, maka kapsid terkadang dapat memberikan pengaruh terhadap bentuk dari virus dan hal itu menjadi salah satu fungsi kapsid. Selain itu, kapsid berfungsi untuk membungkus DNA (deoxyribonucleic acid) RNA (ribonukleat acid). 

 

Virus yang merupakan organisme berbahaya dan bisa memunculkan penyakit memiliki struktur yang di mana setiap strukturnya sudah punya fungsinya masing-masing. Oleh sebab itu, virus bisa cepat berkembang karena setiap strukturnya berfungsi dengan baik. Demikianlah pembahasan struktur virus kali ini, semoga bermanfaat untuk Anda. 

Sumber: https://bintangtrainer.com

Similar Posts